Berita Terkini
04 Mar 2014 — More Details
Belajar Kreatif dan Inovatif dengan Menulis
Artikel Terkini
08 Feb 2013 — More Details
Misalkan Kita di Raja Ampat
ARTIKEL & BERITA
BERITA
 

Boleh Kaya Asal Bermartabat


Hari ketiga Nation Building 2012 diisi dengan Talkshow dan Diskusi Kebangsaan yang mengangkat tema "Menjadi Negarawan". Sebagai pembicara adalah DR. IR. H. Johan O. Silalahi, MH (pendiri Negarawan Center dan penulis buku Mengurai Masalah Bangsa & Negara) dan Ngatawi Al Zastrouw (budayawan).

Johan Silalahi menyampaikan kunci keberhasilan suatu bangsa terletak pada pemimpinnya. Dan untuk menjadi seorang pemimpin yang baik, ada falsafah yang harus dipegang. "Saat pertama mendapat kekuasaan, yang pertama dipikirkan seorang pemimpin bukan bagaimana mempertahankan kekuasaan, tapi bagaimana mempersiapkan penerus yang sama, bahkan lebih baik darinya."

Sementara, Al Zastrouw memaparkan sifat-sifat yang harus dimiliki seorang negarawan. Menurut budayawan yang selalu memakai blangkon ini, seorang negarawan harus bisa berpikir luas, melampaui profesi yang dijalaninya. Pandangan seorang negarawan jangan sampai tersekat-sekat. Profesionalisme yang dipegangnya harus menjadi pijakan untuk merambah ranah yang lebih luas. Selain itu, negarawan juga harus berani mempertahankan prinsip dan idealismenya.

Al Zastrouw pun mencontohkan beberapa pendiri negara Republik Indonesia yang memiliki sifat yang patut dicontoh sebagai negarawan yang baik. Agus Salim salah satunya. Sepanjang hidupnya, Agus Salim tidak memiliki rumah. Bahkan, saat sering melakukan perjalanan Yogyakarta-Jakarta, mantan Menteri Luar Negeri Kabinet Amir Sjariffudin ini memilih naik kereta ekonomi kelas 3. Saat ada seseorang yang bertanya mengenai alasan beliau memilih naik kereta ekonomi kelas 3, Agus Salim menjawab “Karena negara ini baru mampu menggaji saya untuk kereta ekonomi kelas 3.”

Selain itu, seorang negarawan pun harus memiliki pengetahuan yang luas terhadap sejarah dan akar budayanya. Jepang, Korea, dan Cina merupakan contoh negara yang mampu menjadi modern tanpa harus merusak tradisi mereka. Masyarakat ketiga negara tersebut memiliki pengetahuan yang luas mengenai sejarah dan akar budaya mereka.

Acara yang dipandu pembawa acara ternama Rosianna Silalahi ini pun mendapat respon yang sangat antusias dari Beswan Djarum angkatan 28. Saat Rosianna mengajukan pertanyaan "Sebagai mahasiswa, apa yang sudah kalian lakukan yang menunjukkan sikap negarawan?", Beswan Djarum berebut ingin menjawab. Berbagai jawaban pun diutarakan Beswan Djarum, mulai dari tidak mencontek saat mengerjakan tugas, memberikan pendidikan bagi anak-anak jalanan, sampai membeli produk dalam negeri.

Sebagai penutup, Johan Silalahi mengingatkan tidak salah jika Beswan Djarum ingin mengejar kekayaan karena itu merupakan hak asasi. "Boleh kaya asal bermartabat."