Kerasnya bunyi letusan senjata di siang hari (11/2) tidak pernah terbayangkan sebelumnya oleh Beswan Djarum peserta Character Building Batch 3. Pasalnya, bunyi senapan api tersebut memang ditujukan untuk menguji respon mereka, seberapa tanggap mereka akan suatu hal. Intruksi yang terdengar beberapa saat setelah aksi bunyi tembakan itu adalah, Beswan Djarum diharuskan berlari meninggalkan lokasi di mana mereka berada dan mencari tempat persembunyian.
Menurut salah seorang Trainner yang juga menjabat sebagai Manajer Operasional Zone 235, Cikole, Adrizal mengungkapkan, "hal ini dilakukan guna menguji dan membiasakan mereka untuk bersikap tanggap, memiliki respon cepat serta mampu mengambil keputusan tepat meskipun ditengah kepanikan" ujarnya.
Memang terdengar sebagai sesuatu hal yang sepele, namun bila kita lihat dalam kehidupan sehari-hari tentu sangat berguna. Implementasi yang bisa digambarkan dari sesi ini, misalnya, ketika Beswan Djarum harus mengambil sikap diantara polemik permasalahan atau pilihan yang sama-sama penting, tentu mereka harus memberikan respon keputusan yang benar di saat yang tepat. Nah, disinilah salah satu fondasi dasar yang kita berikan untuk melatih mereka mengenai hal-hal darurat seperti itu. Demikian penjelasan lebih lanjut dari Adrizal.[nus/Redaksi]
Menurut salah seorang Trainner yang juga menjabat sebagai Manajer Operasional Zone 235, Cikole, Adrizal mengungkapkan, "hal ini dilakukan guna menguji dan membiasakan mereka untuk bersikap tanggap, memiliki respon cepat serta mampu mengambil keputusan tepat meskipun ditengah kepanikan" ujarnya.
Memang terdengar sebagai sesuatu hal yang sepele, namun bila kita lihat dalam kehidupan sehari-hari tentu sangat berguna. Implementasi yang bisa digambarkan dari sesi ini, misalnya, ketika Beswan Djarum harus mengambil sikap diantara polemik permasalahan atau pilihan yang sama-sama penting, tentu mereka harus memberikan respon keputusan yang benar di saat yang tepat. Nah, disinilah salah satu fondasi dasar yang kita berikan untuk melatih mereka mengenai hal-hal darurat seperti itu. Demikian penjelasan lebih lanjut dari Adrizal.[nus/Redaksi]


