
Faris Beswan Djarum Regional Surabaya
Ada beragam kisah yang dituturkan Faris ketika ia dan kawan-kawan mempersiapkan RTC di Universitas Airlangga ini. "Jumlah panitia yang terbatas karena kesibukan KP (Kuliah Praktek_Red) dan PKL cukup membuat waktu tersita. Pasalnya banyak tugas yang harus dikerjakan secara doubel", ujarnya.
Meskipun demikian hal tersebut bukanlah sebuah kendala, "Dibantu dengan Redboxx Active selaku Event Organizer acara tersebut, semua bisa diatasi dan event berjalan sukses di hari pertama", lanjut Faris dalam kesempatan interview diakhir acara hari pertama (22/7).
Pelajaran yang dipetik oleh Faris dan rekan panitia Beswan Djarum Surabaya yakni, dalam situasi demikian kita dituntut untuk tetap menjadi pribadi yang profesional dan bertanggung jawab. "Saya sendiri bangga menjadi Beswan Djarum, karena bisa belajar me-manage sebuah acara mulai dari proses persiapan hingga hari H pelaksanaan. Tentu tidak setiap mahasiswa bisa merasakan pengalaman seperti ini", tegasnya.[nus/Redaksi]


