
Buat Raditya, kalau mau membuat tulisan, minimal kita harus tertarik dengan tulisan yang kita ceritakan itu. misalnya kalau yang ditulis itu cerita lucu, ya kita juga harus tertawa saat membaca karya kita itu. "Kalau mau nulis itu jangan pernah ikut-ikutan tulisan orang, apalagi meniru tulisan yang lagi tren", kata pemain film Kambing Jantan ini.
Menulis komedi yang baik menurut Raditya sebenarnya tidak mesti lucu tapi bagaimana kalian memberikan persepsi unik dari tulisan itu. Semua jenis tulisan bisa diceritakan dengan persepsi yang berbeda. "Misalnya kita mau membuat persepsi dari tulisan ini mengenai horor maka yang jadi adalah sebuah cerita mengenai horor, begitu pun kalau kita mau membuat persepsi komedi dari tulisan yang kita buat maka yang jadi adalah sebuah tulisan mengenai komedi" lanjut Raditya.
Raditya menambahkan, menjadi penulis itu harus banyak-banyak dikritik biar mendapat masukan tentang tulisan yang kita buat. " Yang penting satu, jangan pernah putus asa kalau tulisan kita dikritik orang. Kritiknya juga harus yang membangun bukan kritik karena orang itu iri dengan tulisan kita, kalo yang itu sih engga usah didengerin” kata Radit yang terlihat begitu menguasai audiens yang hadir di seminar ini.


Untuk program Beswan Djarum ini menurut Raditya bisa dijadikan wadah bagi mahasiswa –mahasiswa menyalurkan kreativitasnya. "Buat mahasiswa yang punya prestasi lebih tapi mungkin punya keterbatasan bisa ikutan belajar di Beswan Djarum ini" Katanya. [tauhid/Redaksi]


