Indonesia merupakan negara yang sangat kaya, baik Sumber Daya Alam (SDA), besarnya Sumber Daya Manusiawi (SDM), keberagaman warisan budaya dan sebagainya. Namun, permasalahan sosial seperti besarnya tingkat kemiskinan dan pengangguran selalu menjadi masalah yang tidak terselesaikan dari tahun ke tahun. Dalam perkembangannya, muncul ide mengenai perkembangan usaha mikro dan kecil sebagai solusi. Selain meningkatkan penghasilan masyarakat kecil, perkembangan usaha mikro dan kecil berpotensi besar untuk membantu upaya pemerataan (redistribusi) pendapatan, meningkatkan kemandirian masyarakat kecil serta disisi lain tidak terlalu terpengaruh krisis global yang sedang terjadi sehingga dapat menjadi tonggak perekonomian Indonesia yang kuat.
Akan tetapi usaha-usaha pada level ini terhambat permasalahan tersedianya kredit guna keperluan modal. Bank dan lembaga keuangan formal lainnya lebih berfokus kepada penyaluran kredit bagi usaha-usaha level menengah dan besar. Dengan demikian, diperlukan sebuah lembaga alternatif yang berfokus kepada penyaluran kredit usaha mikro dan kecil yang dinamakan Glow. Karya tulis ini menitikberatkan kepada konsep-konsep yang dapat diadaptasi Glow serta potensi Glow menjadi win-win solution sehingga menguntungkan seluruh pihak yang terkait. Konsep Glow terbagi menjadi dua konsep utama, konsep pertama berfokus kepada bagaimana menyalurkan kredit usaha mikro dan kecil secara efektif yang diadaptasi dari konsep Grameen Bank. Fokus konsep kedua adalah bagaimana Glow mendapatkan dana untuk disalurkan dalam bentuk kredit yang diadaptasi dari konsep Red.
Grameen Bank didirikan tahun 1983 di Bangladesh oleh Mohammed Yunus. Saat ini Grameen telah menyalurkan kredit bagi 7,87 juta masyarakat miskin. Selama periode Juni 2008-Mei 2009, Grameen telah menyalurkan sejumlah US$ 1023,33 juta dalam bentuk kredit. Tingkat pengembalian kredit Grameen sebesar 97,86 persen, atau dengan kata lain hanya 2,14 persen kredit macet. Glow akan memberikan kredit bagi masyarakat kecil yang ingin meningkatkan kualitas hidupnya dengan membuka usaha mikro dan kecil. Mereka akan mendapatkan kredit maksimal Rp. 3.000.000,00, yang dapat dinegosiasikan ulang mencapai maksimal Rp. 20.000.000,00 jika usaha mereka telah berjalan dengan baik. Pembayaran dilakukan selama 3 tahun dalam periode mingguan guna memudahkan penerima kredit untuk membayar kreditnya. Di dalam konsep yang pertama ini terdapat dua prinsip utama. Prinsip pertama adalah kemudahan masyarakat kecil untuk mengajukan kredit dengan persyaratan dan birokrasi yang sesederhana mungkin. Prinsip kedua adalah pendampingan Grameen bagi penerima kredit, minimal pada tahap awal berjalannya usaha mereka.
Red merupakan sebuah lembaga amal yang didirikan oleh Bono (vokalis band asal Inggris U2). Red bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan besar untuk menyediakan dana bagi perawatan kesehatan penderita AIDS di Afrika.
Glow akan bekerjasama dengan perusahaan yang beroperasi di Indonesia. Perusahaan-perusahaan tersebut akan memproduksi produk mereka dengan Sub-Merk Glow-Series. Sekian persen penjualan Glow-Series akan disumbangkan kepada Glow dengan besaran sesuai perjanjian kedua belah pihak.
Adaptasi kedua konsep tersebut diharapkan dapat menjadi solusi yang utuh dalam upaya mengembangkan usaha mikro dan kecil. Selain itu, realisasi konsep Glow diharapkan dapat membawa keuntungan bagi pihak-pihak yang terkait, diantaranya:
• Pelaku usaha mikro dan kecil. Mendapatkan kredit mikro dan kecil dengan bunga yang ringan dan prosedur yang sederhana.
• Perusahaan-perusahaan rekanan. Perusahaan dapat menjalankan CSR (Tanggung Jawab Sosial) dengan dana yang relatif kecil karena hanya berupa persentase dari penjualan Glow-Series.
• Media. Media dapat meningkatkan image positif bagi masyarakat dengan dana relatif kecil karena hanya berupa penyediaan sarana publikasi bagi Glow dan Glow-Series.
• Public figure. Public figure mendapatkan kesempatan untuk memberikan kontribusi nyata bagi upaya penyelesaian permasalahan sosial di Indonesia. Mereka juga berpotensi meningkatkan image dan popularitas mereka dengan menjadi duta bagi Glow dan Glow-Series.
• Pemerintah. Glow dapat membantu pemerintah dalam upaya penyelesaian permasalahan sosial terutama tingkat kemiskinan dan pengangguran.


