Berita Terkini
10 May 2012 — More Details
'Cherybelle' beraksi di yel-yel RTC Padang
Artikel Terkini
21 Dec 2011 — More Details
Budi Putra: Jurnalis yang Beralih Menjadi Blogger
ARTIKEL & BERITA
ARTIKEL
 

Tokoh Kita: Pepeng, Menyelami Makna Hidup dari balik tempat tidur


Ferrasta Soebardi (57) atau lebih dikenal dengan nama Pepeng, sudah hampir enam tahun ini terbaring di ranjang kamar tidurnya. Sejak penyakit Multiple Sclerosis menyerangnya Juli 2005 silam, hari-harinya lebih banyak dihabiskan dikamar tidur.  Namun dari ranjang kamar tidur inilah, Pepeng belajar menyelami kehidupan dan juga makna hidup dibalik sakit yang dideritanya.

Sebelum menderita penyakit Multiple Sclerosis, Pepeng dikenal masyarakat sebagai seorang pembawa acara yang kehadirannya selalu ditunggu-tunggu penggemarnya. Beberapa acara yang pernah dibawakannya adalah kuis jari-jari dan juga acara bincang-bincang warna-warni. Selain itu Pepeng yang pernah menjuarai lomba lawak mahasiswa tahun 78 ini bersama beberapa temannya seperti Sys NS, Krisna dan Nana Krip juga pernah membuat grup komedi yang bernama Sersan Prambors.

Selain dikenal sebagai public figur, Pepeng juga memiliki perusahaan yang bergerak di bidang multimedia bernama Jari-jari Communication. Dia juga pernah bekerja untuk perusahaan Bakrie Brothers di tahun 1989. kini Dalam keadaan sakit pun, Pepeng masih terus berjuang dan berhasil menyelesaikan studi S2 nya di Universitas Indonesia bidang psikologi dengan nilai sangat memuaskan (A). "Mungkin kalau saya masih sehat, saya belum tentu menyelesaikan S2 saya," ungkap Pepeng.

Dari balik kamar tidurnya yang biasa dia sebut 'Goa’,  Pepeng menjalankan beberapa bisnis online dibidang penjualan domain. Dia juga menjadi penggagas gerakan sosial pendidikan Indonesia, sebuah gerakan yang peduli terhadap pembangunan sekolah-sekolah yang roboh. Selain aktif menulis artikel, Pepeng saat ini juga sedang mempersiapkan sebuah buku yang diberi judul ‘Di Balik Jari-Jari’. Buku ini menurut Pepeng lebih diposisikan sebagai buku motivasi bagi para pembacanya.
 
Untuk mengobati rasa rindu para penggemarnya, Pepeng kini kembali aktif di layar kaca lewat acara ‘Ketemu Pepeng’ yang ditayangkan salah satu televisi swasta. Dalam acara talkshow  inspiratif ini, setiap tamu yang hadir menceritakan perjuangan, semangat hidup serta suka duka yang dialaminya dan Pepeng menjadi teman bicara yang menarik sambil melontarkan lelucon yang ringan namun tetap berisi. "Saya dulu dikenal sebagai pembuat keramaian. Doa saya ketika pertama sakit adalah jangan sampai saya kesepian karena perilaku saya", begitu kata Pepeng.

Memang semenjak sakit, Rumah Pepeng setiap hari selalu dikunjungi oleh banyak orang. Namun kunjungan mereka bukan untuk menaruh rasa iba, tapi justru menimba ilmu hidup dari Pepeng. Di kamar tidur yang baru saja selesai direnovasi ini, Pepeng selalu menerima tamu-tamunya. Dia tak pernah menolak siapa saja yang ingin bertandang kerumah nya. "Bahkan ada seorang kenalan dari akun jejaring sosial Facebook, misalnya, datang ke rumah Pepeng dengan mengajak 100 rekan sekantornya" ujarnya.

Tiap kali berbicara, Pepeng sejatinya dihujani rasa sakit. Tapi, karena guyonan segar dan sapaan hangatnya, lawan bicara sering kali lupa bahwa Pepeng sedang sakit. Pepeng justru mampu menebar semangat hidup. "Bukan penasihat spiritual. Adanya gue aja",ujarnya. Laptop kini menjadi andalannya untuk tetap menjalin hubungan dengan dunia luar karena Pepeng tidak bisa menggunakan kursi roda dan hanya terbaring ditempat tidur.

Semangat, perjuangan dan keikhlasan Pepeng dalam melawan sakit yang dideritanya memang layak menjadi teladan bagi semua pihak bahkan Kick Andy juga menobatkan Pepeng sebagai salah satu penerima anugrah Kick Andy Heroes.

Member Beswan Djarum mendapat kesempatan langsung untuk mengenal lebih dekat dengan sosok Pepeng Soebardi yakni dengan cara tanya jawab melalui artikel tokoh kita. 10 penanya yang beruntung di pilih Pepeng Soebardi akan mendapatkan sebuah buku berjudul "That's All" dan "Coffe for the mind Inspirasi untuk mencerahkan hidup Anda". Berikut adalah penanya yang beruntung beserta jawabannya.[Tauhid /Redaksi]

Puji Prabowo : Halo Mas Pepeng, saya Puji, mau bertanya nih, 1. mas kan dianugrahkan oleh kick andy sebagai salah satu Heroes, lalu apa makna heroes/pahlawan bagi mas pepeng sendiri? 2. ada pepatah 'dibalik laki2 hebat ada wanita hebat', mas pepeng hebat, berarti istri mas pepeng juga hebat, bagaimana mas pepeng memandang ini? 3. quote favorit mas pepeng? thx yaa.
Pepeng Soebardi: Puji Prabowo yang terpuji, salam kenal ya 1. Pada setiap manusia selalu ada jiwa kepahlawanan yang antara lain bersifat altruistik (mengabdi, berkorban kpd org lain), jujur, nyali yang besar tanpa memperhitungkan untung rugi, mengayomi, tanpa pamrih dan begitu banyak syarat2 ideal untuk seorang pahlawan. Rasanya saya tidak memenuhi begitu banyak syarat tersebut. Masih terlalu jauh bagi saya untuk memperoleh kehormatan dr Kick Andy 2. Tapi satu hal yang ingin saya bagi: Kita adalah pahlawan untuk diri kita masing2, kitalah yang menentukan rancangan untuk hidup kita mau berhasil atau gagal untuk diri kita atau keluarga kita Bersama keluarga saya, kami bangkit untuk menghadapi keadaan kami. Terutama dalam hal mengkomunikasikan berbagai hal hingga kami bisa bertahan (survivor) bahkan bisa "take a lead" menjadi kontroler atau pemegang kendali bagi masa depan kami sekeluarga Dari dua kata PAHLAWAN tersebut di atas hanya orang di luar kami -- termasuk anda -- yang pantas menilai semua usaha kami sekeluarga. 3. Subhanallah, istri saya Tami sudah teruji sebagai seorang ibu dan istri setia. Tetap merawat saya kendati saya sudah "expired" 4. "Pantang Mati Sebelum Ajal" Ajal adalah akhir dari semua kehidupan makhluk Allah. Tapi kita sering melihat orang yang patah semangat, putus asa dan berbagai perangai tak berdaya yang bagi saya persis seperti "Orang Mati", padahal "ajal" belumlah datang menjemput Semoga kita tidak punya perangai demikian (mati sebelum ajal tiba). Aamiin....

Alfonsus D. Johannes : Halo Mas Pepeng :) Kagum dengan Mas, setelah membaca cerita singkat di atas. Seingat saya, dulu waktu SD Mas Pepeng begitu jenaka di program jarii jariii. Trademark banget acara itu Mas. :) --- Sekarang saya mau nanya mas, apa pendapat Mas Pepeng tentang penyakit pada manusia? Karena saya sering mempertanyakan hal itu pada diri sendiri, mengapa manusia ada yang memiliki penyakit bawaan atau penyakit yang sukar disembuhkan? Bagaimana kita harus menghadapinya jika kita mengidap penyakit seperti itu, atau ketika orang-orang terdekat kita mengidap penyakit itu? Apakah manusia harus melewati fase-fase sakit tersebut? --- Maaf mas kalau pertanyaannya terlalu banyak, semoga Mas Pepeng berkenan memberi pencerahan :) --- Terima kasih karena sudah menginspirasi untuk terus berkarya di berbagai situasi. :)
Pepeng Soebardi: Hallo juga Alfonsus, Penyakit manusia itu banyakkkkkkk sekali. Yang paling jelas kita tidak SABAR. Terburu-buru! Padahal sabar, teliti dan berhati-hati adalah salah satu syarat untuk keberhasilan. Turunan dari penyakit ini adalah penyakit INSTAN. Penyakit MENERABAS, ingin cepat berhasil tanpa bersusah payah. Sifat2 inilah yang menelorkan banyak kejahatan TERJAHAT dan menjijikkan KORUPSI Manusia selalu: Cemas, khawatir bahkan takut! Tingkat lebih tinggi adalah STRESS Lebih tinggi lagi adalah DEPRESI Dan, yang tertinggi adalah SICKNESS, penyakit jiwa Sebenarnya semua itu lebih banyak karena ketidak sabaran. Dan, yang terparah adalah karena tipisnya IMAN dan tidak menggantungkan semuanya kepada SANG MAHA KUASA. MAHA PENCIPTA Jadi, semua itu bisa diselesaikan dengan kesabaran, ketelitian dan kehati-hatian dengan syarat utama yang paling tinggi adalah mempertebal dan selalu memperbaiki IMAN kita. Aamiin..... SUKSES bung!.

Destianingrum Ratna Prabawardani : Assalamu'alaikum.. semoga pak pepeng bisa menjawab pertanyaan dari saya yang sedang penasaran mencari jawaban tentang pertanyaan itu sendiri. Saya melihat perjuangan bapak ketika Tuhan memberikan anugerah "sakit",bapak tidak menyerah. nah pertanyaan saya adalah : Apakah sabar itu bagian dari suatu keikhlasan ataukah keikhlasan itu sebuah bentuk dari suatu kesabaran? terimakasih pak pepeng salam jari-jariiii... Wassalamu'alaikum.
Pepeng Soebardi: Wa'alaikusalam wr. wb Wuihhhhh mbak Desti, pertanyaannya dahsyat. Menurut saya kedua perilaku tersebut selalu saling terkait Selalu bergantian antara yang satu dengan lainnya sebagai pemicu Dengan bahasa sederhananya. Seseorang yang berbuat sabar sangat membutuhkan keikhlasan. Bagaimana mungkin seseorang bisa sabar kalau dia tidak ikhlas atas pengorbanan yang harus dilakukan Sebagai contoh: Jika ada seseorang yang menyakiti kita dengan perilaku tidak menyenangkan saat kita berpuasa kan dianjurkan oleh rasulullah mengatakan: "Saya sedang berpuasa," untuk mengingatkan orang tersebut agar tidak berkelanjutan memancing (amarah) kita. Jika kita ingin puasa kita SUKSES di hadapan ALLAH SWT maka kita harus tetap bersabar dan tidak marah. Pada saat yang sama dibutuhkan keIKHLASAN untuk membiarkan orang tersebut tetap dengan gayanya, atau kita berikhlas diri menyingkir Subhanallah, itu bukan pekerjaan yang mudah. Sangat dibuthkan latihan untuk ikhlas dan sabar untuk MPA (Menarik Perhatian ALLAH) Selama kita tdk mempraktekkan berulang-ulang itu hanya sebuah wacana buat kita. Berarti kita unskilled di bidang SABAR dan IKLAS Semoga terjawab ya mbak Desti. Salam untuk keluarga Wallahu 'alam bisshowab Wassalamu'alaikum wr wb.

Putri Aninditaningtyas : Assalammualaikum wr.wb.Salam kenal om Pepeng. Saya Putri Beswan dari Yogyakarta. Melihat kisah om yang begitu inspiratif menimbulkan beberapa pertanyaan bagi saya,yang pertama apa hal yang memotivasi om untuk menyelesaikan pendidikan S2? pertanyaan yang kedua kiat - kiat apa saja yang om lakukan agar tetap sabar,tabah dan tersenyum menghadapi ujian yang diberikan oleh Tuhan?,yang terakhir ada perubahan tidak dari diri om yang dulu dengan yang sekarang? Terimakasih.
Pepeng Soebardi: Wa'alaikumsalam wr wb Putri yang baik, Pertanyaan satu dan dua sudah banyak saya jawab melalui pertanyaan-pertanyaan sahabat BESWAN yang lain. Gaka apa2 ya gak usah saya jawab dengan lengkap? Intinya saya sangat butuh kegiatan bermanfaat yang bisa membuat saya fokus dengan cara penyelesaian melalui IMAN kepada firman dan janji2 Allah yang maha kuasa. Iman itulah yang membuat saya selalu tersenyum. Karena saya ridha, ikhlas menerima semua ketetapan SANG MAHA KUASA Pertanyaan ketiga mengenai perubahan pada diri saya saat sehat dan sekarang saat jadi BedMan :-) Subhaallah walhamdulillah, sangat banyak perubahan! Perubahan-perubahan yang sangat saya rasakan adalah: 1. Saya jauh lebih teliti, sabar dan tidak tergesa-gesa 2. Saya merasa lebih skilled untuk hal2 yang dulunya hanya sebatas yang saya tahu, saya dengar dan saya lihat. Lebih skilled dalam kesabaran karena selalu saya latih, latih dan latih, dimana saat saya sehat sangat jarang. Maksudnya kurang sabar? Banyak lagi yang bisa saya uraikan. Mudah2an suatu saat kita bisa bertemu secara langsung. Aamiin.. Salam untuk keluarga Wassalamu�alaikum wr wb.

Muh Iqbal Iskandar : Assalamu alaikum, Pak Pepeng. Saya Iqbal dari Makassar. Sebelumnya saya meminta maaf jika pertanyaan saya ini agak mengganggu. Apakah Bapak pernah membayangkan kematian yg kapan saja bisa menjemput kita semua? Apalagi, menurut saya, penyakit yang Allah ujikan ke bapak adalah penyakit yg cukup jarang terjadi dan dengan resiko kematian yg cukup tinggi. Terima kasih dan mohon maaf bila ada yg tidak berkenan. Kepada Allah saya berdoa semoga Pak Pepeng bisa diberi semangat dan kekuatan untuk tabah. Amin. Salam.
Pepeng Soebardi: Wa'alaikumsalam wr wb Daeng Iqbal, Suka atau tidak suka, kematian adalah bagian dari keberadaan kita di dunia. Bagian yang tidak bisa diganggu gugat! Alhamdulillah selalu saya tanamkan di ingatan saya. Selalu saya sampaikan juga kepada anak2 saya bahwa kematian itu sangat dekat dengan kita. Kendati demikian kita tidak perlu nyari mati. Maksudnya kita harus selalu tetap berpikiran positif dan optimis dengan melakukan semua perintah SANG MAHA KUASA Allah azza wa jalla. Beribadah dan melakukan hal2 yang baik dan benar InsyaAllah hal-hal demikian yang selalu saya lakukan dalam menjalani kehidupan saya sebagai "BedMan" Semoga menjawab pertanyaan anda daeng Salam untuk keluarga Wassalamu'alaikum wr wb.

Kismi Mubarokah : Bagaimana om pepeng mengIBARATkan istri om, mengingat kesabaran dan kegigihan beliau menemani om pepeng hingga sekarang?
Pepeng Soebardi: Kismi yang baik, Subhanallah, Tami istri saya itu sulit dicari bandingannya. Setidak-tidaknya itulah menurut saya. Sependek pengetahuan saya :-) Dia selalu ada di sisi saya setiap saya butuhkan Dia tidak pernah tidur duluan sebelum saya tidur. Dia selalu menemani saya jika saya pada kondisi tidak nyaman karena nyeri saya memuncak misalnya Dik Uta, demikian saya memanggilnya, adalah hadiah dari Allah kepada saya yang tidak ternilai Seseorang yang sakit seperti saya sering kesepian tapi tidak juga ingin banyak bicara. Dik Uta selalu ada untuk menemani saya kendati tidak saya ajak bicara Maha benar Allah dengan semua firman dan janji2NYA Salam untuk keluarga.

Irwan Sitinjak: Sejujurnya, satu-satunya hal yang saya ingat dari mas Pepeng adalah kuis jari-jari. bahkan ketika menulis pertanyaan ini saya sedang membayangkan mas pepeng menyebutukan "jari jariii". Oh ya, selamat buat gelar S2 nya mas. Saya cuman ingin bertanya, pernah tidak mas berada di posisi puncak kekecewaan dan protes kepada kenyataan, diri sendiri, bahkan Tuhan saat mas sakit? Lalu, bagaimana mas mengambil alih itu semua dan mengontrol penuh atas hidup mas? thank's, anda you deserve an amazing life...
Pepeng Soebardi: Irwan, terima kasih masih ingat jareee jareeee.... Program itu dimulai tahun 1992, pada HUT RCTI yang ke-3, dan berakhir pada tahun 2001. Genap 9 tahun saya jadi pembawa acara Jari Jari :-) Kekecewaan selalu jadi bagian dari kehidupan manusia. Masalahnya, apakah kita mampu menebusnya dengan tindakan ksatria? Mengakui bahwa kekecewaan adalah sebuah proses kemenangan yang tertunda, kemudian kita bangkit untuk mulai mencobanya. Protes kepada kenyataan tidak ada artinya. Hanya menambah beban pada jiwa kita yang bisa berdampak langsung membangkitkan watak manusia pada umumnya, yaitu, selalu mencari kesalahan atau menyalahkan apapun di luar dirinya agar bisa memuaskan ketidak mampuannya menyelesaikan masalah. Lebih parah lagi jika kita protes kepada Allah. Apa hak kita protes kepada SANG MAHA KUASA? Misal kita protes dengan pertanyaan: "Oh GOD, why me?" Lalu bayangkan jika Allah menjawab: "Why NOT?" Ilustrasi di atas saya uraikan untuk pengantar sebuah pertanyaan yang harus kita jawab dengan JUJUR dan penuh NYALI (courage): "Akankah selesai persoalan, kekecewaan dan semua yang terkait jika kita hanya protes dan marah saja?" Jawabannya ada pada diri kita masing-masing. 1. Apakah kita akan mengejar semua yang kita citakan dengan bangkit dan merebutnya kembali?. 2. Atau, cukup hanya dengan protes, marah menggerutu tanpa penyelesaian? Jika yang kita pilih yang nomor 2 berarti kita sudah menjadi atas persoalan kita sendiri. Sangat sayang jika dunia ini diisi dengan karakter manusia nomor 2 karena menyerahkan dirinya menjadi korban dan dikontrol oleh hal-hal yang merugikan. Manusia jenis bisa dikategorikan sebagai manusia "Learn helplessnes" (manusia yang belajar untuk tidak berdaya) Untuk Anda Irwan, saya berdo'a semoga menjadi orang yang tak kenal putus asa. Penuh semangat seperti saat anda pertama kali belajar sepeda. Jatuh bangun, jatuh lagi. Bangun lagi sampai akhirnya Anda termangu merasakan naik sepeda dengan keseimbangan prima. Suatu hal yang Anda citakan dengan teguh saat belajar sepeda. Menakjubkan! Bangkit dan melenting setinggi-tingginya (tanpa rasa kecewa, apalagi putus asa) sangatlah ini saat kita berhasil meraih cita Irwan selamat berkarya. Sukses, sehat dan banyak rejeki untuk Anda Salam untuk keluarga....

Doddy Firman Rahmadi : Salam kenal om pepeng... saya sangat kagum sekali dengan semangat om pepeng yang "pantang mati sebelum ajal" dan "Saya yang mengambil alih pimpinan. Bukan penyakit saya"... mengingatkan saya akan perjuangan almarhum ayah saya ketika 3 tahun berjuang melawan kankernya dulu... ketika nanti sudah tiada, hal apa yang kira-kira om pepeng inginkan ketika suatu saat orang-orang mengenang sosok pepeng ?(pengen dikenang seperti apa / sebagai sosok apa ?) terima kasih juga buat artikel-artikel di blognya yang bercerita tentang keseharian keluarganya om pepeng dengan istri dan anak-anak om pepeng yang sederhana namun selalu penuh makna...
Pepeng Soebardi: Salam kenal juga mas Doddy, Pertanyaan Anda dalam sekali. Karena hal tersebut yang selalu saya tanyakan kepada anak-anak saya. Kalian ingin dilihat orang sebagai apa? Secara umum saya sangat ingin dikenang oleh anak-anak sebagai bapak yang: 1. Mempunyai komitmen tinggi dalam memperhatikan lingkungan sosialnya terutama anak-anak saya. Saya katakan demikian karena dalam Islam diajarkan untuk menjaga keluarganya dari api neraka 2. Istiqomah (konsisten) 3. Inner Child. Mempunyai jiwa anak2 setiap saat. Bukan CHILDISH (kekanak-kanakan). Jiwa anak-anak selalu menunjukkan kegembiraan, pemaaf, pantang menyerah, kreatif, tidak mempunyai zona aman karena setiap sudut adalah aman bagi anak-anak Hanya itu yang saya inginkan agar bisa diwariskan oleh anak-anak kepada anak keturunannya. Sehingga akan melahirkan generasi-generasi yang taqwa dan tahan banting. Aamiin... Semoga terjawab.........

Candra Wiratama : Assalamu'alaikum Cak Pepeng. Apakah impian terbesar Anda? Bagaimanakah Anda mencapainya? Bagaimanakah kisah masa kecil Anda sehingga Anda seperti sekarang ini? Di Balik Jari-Jari, sepertinya buku yang bagus...
Pepeng Soebardi: Wa'alaikumsalam wr wb Cak Candra, di balik jari jari itu filosofinya adalah membuka semua yang tersembunyi atau tidak/belum diketahui orang lain. Seandainya saya menutupkan kesepuluh jari-jari saya ke muka saya maka cenderung sulit dikenali siapa yang ada di balik jari-jari tersebut. Ketika saya lepaskan sepuluh jari-jari saya, orang akan segera tahu siapa yang ada di balik jari-jari tersebut. Demikian kira2 analogi judul yang saya buat. Semoga Anda bisa membayangkan kira-kira apa saja yang akan saya ceritakan dalam buku saya itu. Aamiin.... Masa kecil saya adalah masa kecil seorang anak lima bersaudara yang ditinggal ayahnya di saat kelas 2 SD. Saya nomor dua dengan 1 orang kakak perempuan dan 3 orang adik. Si bungsu saat itu berumur 1 tahun. Sejak ayah saya meninggal ibu saya berumur 29 tahun, dan, tidak pernah menikah lagi. Beliau melanjutkan pendidikan S1 nya di IKIP Jakarta. Sambil mengajar di SMP 74 Rawamangun, Jakarta. Setelah lulus beliau mengajar di SMA I, Bhudi Utomo, Jakarta. Pendek kata kami hidup dengan perjuangan yang mengesankan. Kami (saya dan kakak) berjualan kue, kacang untuk membiayai seluruh kebutuhan kami. Semua pengalaman kecil kami ternyata begitu dalam membekas sebagai pelajaran yang sangat penting. InsyaAllah pelajaran itulah yang membuat kami pantang menyerah. Membuat saya selalu bangkit di saat sakit seperti sekarang sekalipun. "Pantang Mati Sebelum Ajal" itu yang selalu saya tanamkan kepada keluarga saya. Impian terbesar saya adalah melihat keempat anak saya sukses sebagai putra bangsa yang bisa memimpin dengan jujur dan penuh nyali untuk anak istrinya. Dan juga untuk bangsa Indonesia tercinta ini. Aamiin........... Sukses untuk sampeyan cak Candra.... Wassalamu'alaikum wr wb.

Arnis Silvia: Halo Om Pepeng. Semoga semakin sehat ya :D Om, saya mau tanya nih. 1) Apa yang menggerakkan hati Om untuk akhirnya mendirikan gerakan "1000 untuk Sekolah"? Mengapa Om ingin membuat gerakan sendiri, dan tidak bergabung dengan gerakan-gerakan lain yang sudah ada? 2) Apa yang menguatkan Om sehingga dalam keadaan Om yang sakit, Om masih ingin berkontribusi bagi negeri? 3) Apa yang Om ingin sebarkan atau tularkan kepada masyarakat?
Pepeng Soebardi: Arnis Silvia, hallo juga..... Saat terkena bom atom di Hirosima dan Nagasaki, bangsa Jepang hancur, luluh lantak dari segi ekonomi dan phisik. Tetapi satu hal yang saya kagumi dari mereka. Keteguhannya dalam mengembangkan SDM-nya Mudah2an Arnis masih ingat bagaimana kaisar waktu itu memerintahkan untuk mengumpulkan para guru yang masih hidup dan diperintahkan untuk membangun SDM bangsa Jepang. Pembangunan SDM melalui pendidikan. Termotivasi dari kisah tersebut, rasanya tidak berlebihan jika kita harus selalu bergerak, bergerak dan bergerak terus melakukan gerakan yang berhubungan dengan pendidikan. Pembangunan karakter bangsa yang notabene secara formal harus muncul dari sekolah2 rasanya tidak akan terwujud jika fasilitas paling dasarnya, SEKOLAH, yang melindungi para murid dan guru dari serangan alam TIDAK ADA. Kendati adapun, sangat tidak memenuhi persyaratan sebuah gedung sekolah yang sehat dan manusiawi. Berangkat dari dua fakta soal pendidikan di tanah air, saya tergerak untuk membantu membangun kembali basis pembangunan karakter bangsa, yaitu sekolah, yang belakangan ini banyak rubuh. Seolah-olah tidak terperhatikan. Atau, paling tidak belum menjadi prioritas. Wallahu 'alam bisshowab Mengenai kegiatan www.seribuan.com sengaja saya gagas untuk memperkaya berbagai gerakan sosial yang ada, dengan harapan kelak kita akan bergabung. Berjuang bersama untuk bangsa dan negara tercinta, Indonesia. Aamiin InsyaAllah saya kuat. Sakit saya insyaAllah hanya phisik atau jasmani saja. InsyaAllah rohani saya sehat. Menurut saya, kalau kita bisa menghibur orang berarti kita sehat. Dan, jika kita mampu memberi kepada yang lebih butuh, berarti kita kaya raya Semoga terjawab pertanyaan Arnis ya. Dan, semoga memotivasi Arnis untuk berpartisipasai membangun bangsa ini melalui pendidikan. Aamiin Sukses, sehat dan banyak rejeki untuk Arnis dan keluarga. Aamiin........